Musrenbang Makassar 2027 Soroti Lingkungan Kota, Gubernur Sulsel Dorong Pengelolaan Sampah Terintegrasi

frameupdateSULSEL
06 March 2026 09:30 WIB · waktu baca 3 menit
Musrenbang Makassar 2027 Soroti Lingkungan Kota, Gubernur Sulsel Dorong Pengelolaan Sampah Terintegrasi
Musrenbang Makassar 2027
Advertisement

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027. Forum ini menjadi wadah penyelarasan program pembangunan antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menekankan pentingnya penataan lingkungan perkotaan serta penguatan sistem pengelolaan sampah di Makassar. Menurutnya, persoalan lingkungan masih menjadi tantangan utama bagi kota yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur.

Ia menilai penataan kawasan kota perlu dilakukan secara serius, terutama di wilayah yang masih tergolong kumuh. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kata dia, siap memberikan dukungan kepada Pemerintah Kota Makassar untuk memperbaiki kualitas lingkungan sekaligus meningkatkan wajah kota.

Selain itu, Gubernur juga menyoroti pentingnya penataan aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk pedagang kaki lima dan pelaku UMKM agar tetap dapat berusaha tanpa mengganggu ruang publik. Upaya tersebut dinilai sebagai langkah untuk menciptakan tata kota yang lebih tertib dan nyaman.

Dalam arahannya, Andi Sudirman menegaskan bahwa Makassar memiliki peran strategis dalam perekonomian Sulawesi Selatan. Sekitar 30 persen aktivitas ekonomi daerah berputar di kota ini sehingga pembangunan Makassar memiliki dampak besar bagi wilayah lain.

Selain penataan kawasan, isu pengelolaan sampah juga menjadi perhatian utama. Pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup bahkan memasukkan Makassar sebagai salah satu dari beberapa kota di Indonesia yang akan mendapatkan program pembangunan sistem pengelolaan sampah.

Ia menilai program tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah daerah dengan memastikan seluruh dokumen dan persyaratan program terpenuhi agar dapat direalisasikan.

Gubernur juga mendorong edukasi masyarakat terkait pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Kampanye pemilahan sampah berbasis warna dinilai dapat membantu masyarakat memahami jenis sampah dengan lebih mudah sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pengelolaan lingkungan.

Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, pemerintah diharapkan mampu merumuskan kebijakan pembangunan yang tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga kualitas lingkungan dan keberlanjutan kota Makassar.

Informasi Redaksi · Laporkan tulisan
harry helvizar
Advertisement

Komentar

Silakan login untuk menambahkan komentar

Login

Aktifkan notifikasi untuk update berita terkini dari frame update.